Semangat Partner Kerja Menurun, Apa yang Harus Dilakukan?

Posted by BelajarWirausaha.com 5 komentar
Membangun usaha dengan sahabat atau rekan, mempunyai satu manfaat yang kadang tidak terlintas dipikiran, yaitu bisa saling mengingatkan dan menyemangati untuk bekerja. Ada kalanya manusia mencapai ttik jenuh. Penyebabnya bisa berupa beberapa hal seperti terlalu memforsir badan dan pikiran untuk terus bekerja, berekspektasi terlalu tinggi sehingga kecewa pada akhirnya, dan pekerjaan yang monoton lebih sering menjadi penyebab utama rasa jenuh tersebut.

Sumber: http://bit.ly/17CtyIP

Lalu, bagaimana jika semangat bekerja rekan Anda sekarang sedang kendur? Tentunya teman atau rekan kerja adalah orang yang jabatannya sejajar dengan Anda sehingga pendekatan yang digunakan juga tidak mungkin sama dengan pendekatan yang biasa Anda lakukan terhadap karyawan. Ada beberapa cara sesuai tingkatannya masing-masing untuk bersikap terhadap rekan kerja yang sedang mengalami penurunan semangat bekerja, yaitu:

Pertama, ajak membuat strategi untuk memajukan perusahaan. Tahap ini merupakan tahap awal dimana rekan Anda belum secara gamblang mengakui dan tidak dengan sengaja meninggalkan pekerjaannya.jika Anda sudah mulai merasa ada yang berubah dari rekan Anda, coba pancing dengan mengajak brainstorming strategi usaha, jika ia terlihat tidak tertarik atau semangat membicarakannya, berarti kemungkinan ia sedang merasa jenuh dan butuh Anda untuk menyemangatinya.

Tahap kedua adalah ajak ia nostalgia. Buatlah agar nostalgia terkesan alami, ajak ia makan setelah pulang bekerja dan coba bahas kembali proses Anda dari niat membangun usaha hingga apa yang menjadi tujuan Anda. Nostalgia ini membuat ia dan juga Anda mengingat kembali proses jatuh bangun yang telah kalian lakukan, sehingga berpotensi dapat meningkatkan kembali semangat kerjanya dan juga semangat kerja Anda.

Tahap ketiga dilakukan jika rekan kerja Anda sudah menunjukkan penurunan kinerja. Hal ini sudah harus dikomunikasikan karena sudah mengancam perusahaan. Ajak bicara, tanya apa masalah dan kendalanya. Buatlah ia terus terang dan mengeluarkan uneg-unegnya. Setelah selesai, cobalah untuk berpikir tenang dan pikirkan solusinya. Tanya pendapatnya bagaimana agar kendala yang sedang dihadapi dapat diselesaikan bersama.

Tahap keempat adalah penegasan. Jika rekan Anda tidak menunjukkan niat baik mencari solusi bersama, sudah saatnya hubungan tersebut dipertegas karena sudah menyangkut profesionalitas. Anda sudah berusaha untuk secara halus membangkitkan semangatnya, tetapi seharusnya ia juga sadar akan hak dan kewajibannya. Sudah saatnya Anda tegaskan apa yang akan dilakukan selanjutnya, apakah ia masih mau meneruskan pekerjaan bersama Anda ataukah menyudahi hubungan kerja.


Kira-kira segitu tips untuk mengatasi semangat rekan kerja yang menurun, ada yang pernah mengalaminya? Mari berbagi pengalaman.

Baca Selengkapnya ....

Mulai Usaha Nugget dan Sosis Rumahan

Posted by BelajarWirausaha.com 3 komentar
Anak-anak biasanya suka makanan seperti sosis dan nugget. Untuk anak yang susah makan, biasanya orangtua akan mengalah dan memberikan dua makanan cepat saji tersebut untuk menjadi makanan hari-hari. Dari kasus tersebut, Anda bisa menciptakan peluang untuk memulai usaha menjual nugget dan sosis home made alias buatan Anda sendiri. Berikut adalah salah satu resep nugget olahan dari website sajian sedap yang bisa Anda coba:


Sumber: http://bit.ly/18Yb9TQ

Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
1 ikat bayam (125 gram), disiangi, diiris kasar
100 gram wortel, diparut kasar
75 gram tepung terigu protein sedang
6 butir telur, dikocok lepas
100 ml air
1/2 buah bawang bombay, dicincang halus
3 siung bawang putih, dihaluskan
1 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh pala bubuk
2 1/2 sendok teh garam
1 sendok teh gula pasir
minyak untuk menggoreng

Bahan Pencelup:
3 butir telur, dikocok lepas
100 gram tepung roti halus

Cara Pengolahan :
Aduk rata semua bahan
Cetak diloyang 18 x 18 x 3 cm yang dialas plastik
Kukus 30 menit sampai matang.
Potong – potong kemudian celup ke telur
Gulingkan di tepung roti, ulangi pelapisan 1 kali lagi
Goreng sampai matang (Untuk 18 buah)

Anda bisa banyak mendapat resep membuat sosis dan nugget dari internet, buku, ataupun bertanya pada yang sudah ahli. Anda bisa membuat nugget dan sosis yang begizi tanpa menghilangkan rasa asli nugget dan sosis yang disukai anak-anak. dengan begitu, para orangtua juga tidak akan terlalu khawatir anaknya akan mengalami kekurangan gizi dengan hanya mau mengkonsumsi nugget. Kemudahan-kemudahan ini harus bisa Anda manfaatkan. Sekarang untuk menentukan pasar, Anda bisa memulai usaha Anda dengan:

1. Menawarkan tetangga dan teman
Biasanya jika Anda dikenal baik maka orang-orang sekitar Anda akan bisa menerima masukan Anda. Orang-orang sekitar juga bisa melihat dan menilai kualitas pembuatan dan produk Anda untuk merasa lebih yakin.

2.Promosi ke sekolah
Anda bisa membuat sample bekal untuk dimasukkan ke sekolah-sekolah yang punya fasilitas penyedia makan siang bagi siswanya.

3. Cari reseller
Cari orang yang bisa menjual kembali produk Anda. Tetapi harus diingat bahwa nugget dan sosis olahan sendiri tidak akan bisa tahan selama produk hasil pabrik sehingga waktu dari proses produksi hingga sampai ke piring konsumen harus diperhitungkan dengan seksama.

Tiga langkah tersebut bisa menjadi strategi usaha Anda. Selain itu, Anda juga bisa mencoba mulai usaha catering rumahan atau bergabung dengan usaha catering yang sudah ada. Anda juga bisa menjualnya di garasi, seperti jajanan anak sekolah, tinggal ditambah mayonnaise, saus sambal, ataupun saus tomat. Pasti produk Anda pelan-pelan punya pengagum! Siap bereksperimen di dapur?

Baca Selengkapnya ....

Ingin Memulai Usaha Penitipan Anak? Baca Ini Dulu!

Posted by BelajarWirausaha.com 1 komentar

Sumber: http://bit.ly/Il6B2Y
Tuntutan kehidupan pada zaman sekarang membuat banyak ibu yang bekerja untuk menunjang perekonomian keluarga. Hal ini tentunya menjadi dilema bagi para ibu-ibu, mereka biasanya menunggu hingga anaknya tumbuh hingga siap untuk ditinggal kerja. Sebagian ibu-ibu muda biasanya menitipkan  anak ke orang tua mereka karena belum menemukan baby sitter yang handal ataupun tidak tenang jika hanya menitipkan anak kepada baby sitter sehingga butuh bantuan untuk mengawasinya.

Masalah kemudian timbul karena anak tidak bisa sepenuhnya dititipkan kepada orangtua karena orangtua pun butuh waktu istirahat untuk menjaga kesehatan. Disinilah terhadap peluang untuk Anda mulai melirik usaha membuat daily care. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan adalah:

1. Jasa yang ditawarkan
Buatlah brosur yang jelas tentang apa saja fasilitas program yang ada di daily care Anda. Tentukan kategori sesuai umur anak. kemudian buat juga jadwal harian yang akan anak lakukan selama di daily care. Pukul berapa anak bermain, makan, tidur siang, mandi, dan belajar.

2. Design ruangan
Perhatikan cat dan interior ruangan. Tidak perlu terlalu ramai, tapi cukup membuat anak betah diam dalam ruangan dan dapat dijadikan pengalihan jika ada anak yang menangis.

3. Mainan edukatif
Carilah mainan yang bisa sekaligus dijadikan alat belajar seperti balok-balok untuk anak agar bisa membedakan bentuk seperti segitiga, segiempat, dan yang lainnya.

4. Pengasuh yang berpengalaman
Poin penting terdapat pada pengasuh. Haruslah seseorang yang sabar, terbiasa berada di dekat anak kecil, suka anak kecil, dan bisa meng-handle anak.

5. Bentuk laporan
Untuk membantu memantau tumbuh kembang anak, pihak daily care bisa memberikan laporan per periode tentang kemajuan anak baik dari segi kemampuan berpikir kreatif dan juga kemampuan bersosialisasi.


Untuk bisa menarik hati dan kepercayaan orang tua, Anda harus menyiapkan strategi. Strategi bisa berupa misalnya tawaran untuk mengikuti trial satu atau beberapa kali tergantung keputusan Anda dan menyiapkan video untuk kemudian diberikan pada orang tua. Anda juga bisa mengajak orang tua untuk piknik bersama orangtua lain bersama anak mereka dan pihak daily care termasuk pengasuh-pengasuhnya. Bagaimana? Tertarik untuk memulai? Pastikan terlebih dahulu Anda siap bertanggung jawab dan bukan semata-mata mencari keuntungan.

Baca Selengkapnya ....

Kreativitas Berujung Kesuksesan

Posted by BelajarWirausaha.com 2 komentar
Kreatif adalah suatu kewajban bagi Anda yang berimpi untuk sukses membangun usaha. pernyataan tersebut sudah tidak bisa ditampik lagi setelah membaca 5 ide tak terduga yang justru bisa menghasilkan uang hingga jutaan dolar AS seperti dikutip di situs CNBC. Berikut cerita lengkapnya:

1. myYearbook (Buku tahunan online)

Sumber: http://bit.ly/1g4mLtQ

Dave dan Catherie Cook adalah dua saudara yang pertama kali muncul dengan ide membangun bisnis buku tahunan online ketika keduanya pindah sekolah menengah umum. Untuk memulai bisnisnya, dua orang muda ini menemui saudaranya Geoff Cook yang telah terlebih dahulu memulai berbisnis. Pada 2005, Geoff diangkat menjadi CEO myYearbook. Sembilan bulan pertama beroperasi, myYearbook telah memiliki pengguna sebanyak 1 juta. Seiring perkembangan perusahaan, myYearbook tak hanya menargetkan pelajar SMU, namun melebarkan bisnisnya pada kalangan umum. Pada November 2011, situs Quepasa membeli myYearbook seharga US$100 juta (Rp900 miliar) dalam bentuk tunai dan saham. Juni ini, situs myYearbook mengubah merek mereka menjadi MeetMe.

2. Firehouse Sub (Kedai makanan bernuasa pemadam kebakaran)

Sumber: http://bit.ly/18Y5Tj7


Chris dan Robin Sorensen adalah dua petugas pemadam kebakaran di Florida, AS. Dengan dana pinjaman dari salah satu keluarga, mereka membuka kedai pertamanya yang dihias dengan berbagai pernak-pernik seputar pemadam kebakaran. Untuk lebih mencirikan restoran mereka, sejumlah makanan dinamai sesuai terinspirasi dari alat-alat pemadam kebakaran seperi Hook&Ladder dan Engine Company. Firehouse Subs telah menjadi bisnis waralaba yang tengah meledak. Lisensi Firehouse Subs sudah dipakai di lebih 514 lokasi seluruh AS. Perusahaan juga berencana untuk melebarkan bisnis dengan menyasar wilayah di AS. Pada 2011, Firehouse Subs meraup US$284,9 juta (Rp2,56 triliun) dari total penjualan mereka.


3. Two Men and a Truck (Bisnis pengangkutan sampah)

Sumber: http://bit.ly/I9jZb3

Marry Ellen Sheets mulai terlibat dalam pekerjaan mengangkut sampah di sekitar kawasannya pada tahun 1980. Kemudian Marry Ellen memutuskan untuk mempekerjakan dua orang pegawai dan membeli sebuah truk. Berawal dari hobi, dia memutuskan untuk menggarap bisnisnya tersebut secara serius. Dia mulai mewaralabakan bisnis pengangkutan sampahnya. Two Men and a Truck sudah aktif beroperasi di 224 lokasi dan tersebar di 34 negara bagian. Pada 2011, Two Men and a Truck telah beroperasi sebanyak 353.761 kali dengan total penjualan US$220 juta (Rp1,98 triliun).

4. Life is Good (Bisnis cenderamata dengan karakter kartun Jake)

Sumber: http://bit.ly/1bK2rcE

Bert dan John Jacobs pertama kali memperkenalkan kaus t-Shirt pada 1989 dan menjualnya di sepanjang jalan pantai timur AS dan lingkungan universitas di Boston. Namun, kesuksesan tak menghampiri mereka. Lima tahun kemudian, keduanya berpikir untuk menggunakan desain kartun yang diberi nama Jake dengan motonya Life is Good. Masyarakat tampaknya terpincut dengan pesan optimisme singkat tersebut. Akibatnya, penjualan kaus T-Shirt mereka makin banyak diburu dan menarik minat perusahaan ritel. Pada 2011, tercatat bisnis Life is Good telah mendatangkan uang hingga US$100 juta (Rp900 miliar).

5. Spanx (Pakaian)

Sumber: http://bit.ly/1bK2wNI

Gagasan Spanx bermula ketika pada suatu malam, Sara Blakely memutuskan untuk memotong bagian bawah celana pantyhouse-nya. Bermodalkan uang tabungan US$5.000, Blakely mulai melakukan penelitian dan mencatatkan paten atas produknya. Dengan mengendarai kendaraannya, Blakely lalu mendatangi sebuah pabrik di North Carolina untuk mulai memproduksi Spanx tersebut.  Pada 2000, prototipe pertamanya mulai meluncur dan mendapat respons positif dari sejumlah toko department store. Dalam tiga bulan pertama, dia berhasil menjual lebih dari 50 ribu unit.

Kini, bisnis Blakely telah mendunia, bahkan produknya telah dijual di berbagai belahan dunia. Hal ini pula yang mengantarkannya masuk dalam jajaran orang terkaya dunia versi Forbes pada 2012 dengan perkiraan pendapatan perusahaan sedikit di bawah US$250 juta (Rp2,25 triliun).



Dikutip dari berbagai sumber.

Baca Selengkapnya ....

Ikan Hias Memberi Peluang Usaha

Posted by BelajarWirausaha.com 1 komentar
Bingung mencari peluang usaha? Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebutkan bahwa potensi ekspor ikan hias Indonesia dapat mencapai Rp 600 miliar sehingga hal tersebut harus dapat dioptimalkan dengan memperluas akses dan pemasaran kepada pasar internasional. Saat ini Indonesia masih berada di posisi lima sebagai negara eksportir ikan hias terbesar di dunia. Hingga saat ini di Indonesia terdapat 700 spesies ikan hias air laut, namun yang baru bisa diidentifikasikan ada sekitar 480 spesies, 200 diantaranya sudah diperdagangkan.

Sumber: http://bit.ly/19PXaiB


Kemudian soal pangsa pasar, secara global dapat mencapai 20 persen. Dari jumlah itu, 95 persen masih ditangkap dari laut lepas dan hanya 5 persen yang dibudidayakan. Beberapa yang terkenal diantaranya ikan badut atau clown fish dan cardinal fish. Untuk spesies ikan hias air tawar, Indonesia mempunyai 450 spesies dari 1.100 spesies yang diperdagangkan secara global, namun baru sekitar 90 jenis yang dibudidayakan secara meluas di masyarakat.

Ikan hias yang menjadi primadona diantaranya arwana dan cupang. Disamping itu Indonesia juga berhasil mendomestikasi ikan impor seperti ikan mas, ikan koi, ikan diskus dan ikan guppy. Jika Anda berniat untuk memulai budiddaya ikan hias, Anda bisa mulai dari usaha rumahan karena ikan hias ini (terutama tawar) tidak memerlukan perawatan khusus, cukup fokus kepada air, pakan, sirkulasi air, dan juga cara pemijahannya. Ikan arwana dan koi tidak termasuk dalam jenis ikan yang bisa Anda budidayakan secara rumahan karena tingkat kesulitan dan kebutuhannya tergolong tidak sederhana. Untuk pemula yang masih memulai usaha rumahan, sebaiknya memulai dengan membudidayakan ikan yang melahirkan seperti misalnya guppy, velifera, platy, dan black moly.

Komoditas ini untungnya bagus, sebab bisa diekspor dan jalur pasarnya sudah jelas. Tidak perlu lahan luas dan modalnya cenderung kecil. Perputaran modal tergolong cepat asal telaten dalam menjalankannya. Usaha ini juga termasuk aman karena bisa diusahakan di halaman rumah. Berkembangnya sentra perdagangan ikan hias untuk ekspor maupun pasar lokal di setiap daerah sehingga Anda bisa memperoleh informasi tentang jenis ikan apa saja yang harganya bagus dan berprospek.


Sumber: kompas dan alam tani

Baca Selengkapnya ....
Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of Wirausaha Kreatif.

Iklan Gratis!

Mau usaha atau bisnis anda dipublikasikan gratis?
Iklan gratis di BelajarWirausaha.com! Caranya disini »

Anda pengunjung ke: